INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Download Top Highest Grossing Bollywood Films of !

Tak seperti halnya Hollywood, Bollywood tak menunjuk terhadap satu daerah tertentu di atas peta, dan tidak ada studio yang secara jasmani berada di Bollywood. Padahal istilah Hollywood sudah masuk ke dalam Oxford English Dictionary, sebagian pihak tak menyukai nama Bollywood sebab tak ingin industri film India terlihat sebagai keponakan Hollywood yang miskin.[1][7]

Istilah "Bollywood" berasal dari tahun 1970-an, ketika India mengambil alih kedudukan Amerika Serikat sebagai produsen film terbesar di dunia. Gelar pencipta istilah Bollywood telah diklaim oleh sebagian orang yang berbeda, termasuk di antaranya penulis lirik, pembuat film, dan cendekiawan bernama Amit Khanna,[8] dan wartawan Bevinda Collaco.[9]

Baru penamaan industri film Hindi sebagai Bollywood berasal dari sinema Benggala Barat yang disebut Tollywood. Istilah Tollywood yang merupakan peniru nama Hollywood yang pertama, telah dipakai untuk industri film Benggala sejak 1932. Tollywood yang dulunya adalah pusat sinema India, berpusat di selatan Kolkata, di daerah yang bernama Tollygunge (secara kebetulan namanya mirip Hollywood). Istilah Bollywood baru timbul kemudian setelah industri film yang berpusat di Bombay mengambil alih kedudukan Tollygunge sebagai sentra industri film India.[10]

Film Raja Harishchandra (1913) karya Dadasaheb Phalke yakni film bisu layar lebar pertama produksi India. Pada tahun 1930-an, industri film di India mewujudkan lebih dari 200 judul film per tahun.[11] Film bersuara produksi India yang pertama, Alam Ara (1931) karya Ardeshir Irani sukses sebagai film laris. India memiliki pasar yang luas untuk film bersuara dan film musikal, sehingga Bollywood dan industri film regional di India beramai-ramai mulai memproduksi film bersuara.

India berada dalam kekacauan sepanjang tahun 1930-an dan 1940-an, termasuk dampak Depresi Besar, Perang Dunia II, dan Gerakan Kemerdekaan India, dan pemisahan India. Sebagian besar film Bollywood diproduksi sebagai wujud eskapisme, sekedar melarikan diri dari kenyataan. Tetapi ada pula sejumlah pembuat film yang mengangkat situasi sulit-persoalan sosial, atau menggunakan perjuangan kemerdekaan India sebagai latar belakang film[11]

Setelah sukses besar dengan Alam Ara, Ardeshir Irani membikin Kisan Kanya yang ialah film berwarna pertama dalam bahasa Hindi. Tahun berikutnya, Irani membuat satu lagi film berwarna berjudul Mother India. Walaupun demikian, film berwarna belum menjadi populer sampai akhir tahun 1950-an. Melodrama dan film musikal yang romantis sudah mendominasi semenjak awal sejarah film India.

Top Highest Grossing Bollywood Films of !


INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel