Download Shaitan Full Movie | Bollywood Movies | Shatrughan Sinha | Indian Movies | TNDM | Classic Movie
Istilah "Bollywood" berasal dari tahun 1970-an, ketika India mengambil alih kedudukan Amerika Serikat sebagai produsen film terbesar di dunia. Gelar pencipta istilah Bollywood telah diklaim oleh sebagian orang yang berbeda, termasuk di antaranya penulis lirik, pembuat film, dan cendekiawan bernama Amit Khanna,[8] dan wartawan Bevinda Collaco.[9]
Baru penamaan industri film Hindi sebagai Bollywood berasal dari sinema Benggala Barat yang disebut Tollywood. Istilah Tollywood yang yaitu peniru nama Hollywood yang pertama, sudah digunakan untuk industri film Benggala sejak 1932. Tollywood yang dulunya yakni pusat sinema India, berfokus di selatan Kolkata, di daerah yang bernama Tollygunge (secara kebetulan namanya mirip Hollywood). Istilah Bollywood baru timbul kemudian setelah industri film yang berfokus di Bombay mengambil alih kedudukan Tollygunge sebagai sentra industri film India.[10]
Film Raja Harishchandra (1913) karya Dadasaheb Phalke ialah film bisu layar lebar pertama produksi India. Pada tahun 1930-an, industri film di India menghasilkan lebih dari 200 judul film per tahun.[11] Film bersuara produksi India yang pertama, Alam Ara (1931) karya Ardeshir Irani berhasil sebagai film laris. India memiliki pasar yang luas untuk film bersuara dan film musikal, sehingga Bollywood dan industri film regional di India beramai-ramai mulai memproduksi film bersuara.
India berada dalam kekacauan sepanjang tahun 1930-an dan 1940-an, termasuk pengaruh Depresi Besar, Perang Dunia II, dan Gerakan Kemerdekaan India, dan pemisahan India. Sebagian besar film Bollywood diproduksi sebagai bentuk eskapisme, sekadar melarikan diri dari kenyataan. Tetapi ada pula sejumlah pembuat film yang mengangkat problem-dilema sosial, atau memakai pengorbanan kemerdekaan India sebagai latar belakang film[11]
Setelah berhasil besar dengan Alam Ara, Ardeshir Irani membikin Kisan Kanya yang merupakan film berwarna pertama dalam bahasa Hindi. Tahun selanjutnya, Irani membuat satu lagi film berwarna berjudul Mother India. Padahal demikian, film berwarna belum menjadi populer hingga akhir tahun 1950-an. Melodrama dan film musikal yang romantis sudah mendominasi semenjak permulaan sejarah film India.
